Perkuat Sinergi Pengawasan, Plt. Kepala Loka POM Bone Kunjungi Dinas Kesehatan Kabupaten Bone

22-04-2026 Umum Dilihat 29 kali

Sebagai bentuk langkah nyata dalam rangka memperkuat sinergi pengawasan obat dan makanan di Kabupaten Bone, Plt. Kepala Loka Pengawas Obat dan Makanan (POM) di Kabupaten Bone, Handri Burhan, melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus koordinasi dengan Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bone, H. Mattotorang bersama jajarannya pada tanggal 22 April 2026 bertempat di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Bone.


Plt. Kepala Loka Pengawas Obat dan Makanan (POM) di Kabupaten Bone, Handri Burhan, pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa produk Obat dan makanan memiliki peran yang sangat vital dalam mendukung kesehatan masyarakat, pertumbuhan ekonomi, ketahanan nasional, serta daya saing bangsa. Oleh karena itu, keberadaan Loka POM di Kabupaten Bone menjadi posisi yang strategis dalam memperkuat efektivitas pengawasan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat. Disampaikan pula terkait program-program pengawasan sarana produksi dan distribusi, pembinaan pelaku usaha, serta edukasi kepada masyarakat terkait keamanan pangan dan penggunaan obat yang tepat serta program-program kolaboratif lainnya yang menjadi Tupoksi Badan POM. 


“Dalam mewujudkan kesehatan masyarakat, daya saing bangsa dan membantu pertumbuhan ekonomi nasional khususnya di Kabupaten Bone melalui pengawasan Obat dan Makanan yang aman, bermutu dan berkhasiat, peran serta organisasi perangkat daerah (OPD) khususnya Dinas Kesehatan Kabupaten Bone sangatlah vital dengan berbagai kolaborasi program bersama dan BPOM tidak bisa bekerja sendiri dalam mewujudkan tujuan tersebut.” ujar Handri.


Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bone, H. Mattotorang menyambut baik kunjungan tersebut dan mengapresiasi peran aktif Loka POM di Kabupaten Bone yang baru terbentuk di tahun 2026 ini dalam menjaga kesehatan masyarakat dan meningkatkan daya saing daerah dengan adanya produk obat, kosmetik, suplemen kesehatan, obat bahan alam dan pangan olahan yang beredar sesuai dengan terjadanya keamanan, mutu dan khasiat produk tersebut. Ia juga berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan, khususnya dalam menghadapi tantangan di bidang kesehatan dan keamanan pangan di Kabupaten Bone serta mengawal program prioritas nasional pemerintah.


Kunjungan ini menjadi momentum strategis untuk membahas berbagai upaya kolaboratif, khususnya dalam peningkatan perlindungan kesehatan masyarakat. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor sesuai dengan tugas, fungsi dan wewenang masing-masing.

Sarana